Generasi dan Regenerasi

Generasi dapat diartikan sebagai suatu sekelompok manusia yang bisa membawa dan membangun masa depan dengan keunikan dan macam-macam cara yang manusia tersebut miliki untuk melanjutkan kehidupan selanjutnya. Biasanya, sikap seperti ini pada saat sekarang generasi pemuda harus bisa menjaga apa yang mereka miliki agar saat dimasa yang akan datang dapat di contoh oleh anak cucu mereka sendiri. Jika pemuda sekarang tidak bisa menjaga apa yang mereka miliki sekarang dan malah merusaknya, maka dampak yang ditimbulkan ke depannya juga citra generasi pemuda akan buruk. Generasi sekarang harus bisa menjaga lebih baik lagi apa yang dimiliki, karena jika kita bisa menjaga dengan baik, kita bisa membahagiakan anak cucu dimasa depan. Generasi muda sekarang jika bisa menjaga apa yang mereka miliki, kita sama saja membawa suatu pertumbuhan dan pembangunan untuk negara sendiri. Bukan hanya dari pertumbuhan dan pembangunan tetapi juga pertumbuhan penduduk, ekonomi, politik, sosial, dan budaya.

Suatu generasi harus dipersiapkan untuk menghadapi tantangan pada zamannya, melaksanakan pembangunan dengan sumber daya yang ada dan akan ada, serta menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan dari pembangunan dan sumber daya-sumber daya tersebut. Untuk itu diperlukan adanya suatu sistem dan mekanisme pembangunan dalam keseluruhan yang melibatkan semua pihak, baik aparatur, peraturan, pengawas, maupun rakyatnya (grass-root).

Selain itu, diperlukan juga kajian-kajian sosial seperti ekonomi, kependudukan (demografi) dan ekologi untuk pendukungnya. Cara pandang kita terhadap pengertian generasi, baik dari sisi terminologi maupun fakta dan persepsinya tidak dapat dilakukan dengan terlalu sederhana. Dari generasi ke generasi selalu memunculkan permasalahan yang khusus dan pola penyelesaiannya akan khas pula tergantung faktor manusia dan kondisi yang ada pada zamannya. Masing-masing generasi mencoba menjawab tantangan yang khas pada masanya dan seharusnyalah dipandang secara holistik (menyeluruh) untuk mempelajari dan mengkajinya.

Pemahaman tentang sejarah dan wawasan yang luas sangat mempengaruhi tantang penilaian dan persepsi terhadap keberadaan suatu generasi dan masyarakat secara keseluruhan. Bila kita kaitkan antara generasi dengan pembangunan, maka keberadaan generasi tidak akan terlepas dari karakter dan ciri-ciri penduduk suatu bangsa beserta kondisinya. Masalah penduduk yang meliputi jumlah, komposisi, persebaran, perubahan, pertumbuhan dan ciri-ciri penduduk berkaitan langsung dengan perhitungan-perhitungan pembangunan, baik konsep, tujuan maupun strategi pembangunan suatu bangsa.

Penduduk suatu bangsa dapat merupakan modal yang sangat penting bagi pembangunan (sumber daya), tetapi jika tidak dipelajari dan disesuaikan akan dapat menjadi faktor penghambat yang cukup penting pula.
Masing-masing negara mempunyai kebijakan regenerasi yang berbeda dalam menangani masalah penduduk dan dalam melakukan kaderisasi. Pembangunan yang ideal ialah pembangunan yang harus disikapi dengan arif, cermat dan dengan konsep yang berkelanjutan (sustainable development), disesuaikan dengan kondisi dan karakter bangsa itu sendiri.

Sumber : http://massofa.wordpress.com/2008/01/22/ilmu-sosial-dasar-bag-1/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s