Masalah Kebanjiran di Ibukota Jakarta

  1. Permasalahan Pada Sumber Daya Alam

Indonesia merupakan negara terbesar di dunia dengan 17.000 pulau yang dimilikinya. Indonesia membentang diantara dua kawasan bigeografis, kawasan Indomelayu dan kawasan Australia. Indonesia merupakan negara yang mendukung berbagai jenis kehidupan flora dan fauna dalam hutan basah yang aslu dan kawasan pesisir dan laut yang kaya. Terdapat sekitar 3.305 spesies hewan amfibi, burung, mamalia, dan reptil, serta sedikitnya 29.375 spesies tanaman berpembuluh tersebar di pula-pulau di Indonesia. Namun, lingkungan alam yang indah serta sumber daya yang kaya harus terus dihadapkan dengan tantangan dan fenomena alam karena Indonesia terletak pada ring Api Pasifik seismik yang tinggi yang mengalami 90% gempa bumi dunia.

 

  1. B. Permasalahan Kebanjiran di Ibukota Jakarta

Lingkungan di Indonesia mulai sangat mengkhawatirkan. Indonesia sering dihadapkan dengan permasalahan alam yaitu kebanjiran. Banjir sudah menjadi hal yang biasa bagi masyarakat Indonesia, dan tiap tahun di Indonesia selalu mendapatkan masalah banjir sehingga sampai saat ini pun belum ada solusi yang dapat menanggulangi banjir itu sendiri. Ketidaksadaran masyarakat Indonesia akan bahaya banjir serta penyebab-penyebab terjadinya banjir menjadi penyebab kenapa banjir tersebut setiap tahun melanda di Indonesia.

Penyebab banjir sendiri bisa terjadi karena berbagai hal baik alam maupun manusia. Berikut adalah hal-hal yang menyebabkan banjir diseluruh dunia termasuk di Indonesia:

  1. Peristiwa alam seperti Curah hujan dalam jangka waktu yang lama.
  2. Terjadi erosi tanah hingga menyisakan batuan, dan tidak ada resapan air bahkan bukan hanya banjir tapi juga tanah longsor.
  3. Buruknya penanganan sampah, hingga kemudian sumber saluran air tersumbat
  4. Bendungan dan saluran air rusak. Seperti yang terjadi pada bencana di situ gintung
  5. Penebangan hutan secara liar dan tidak kendali.
  6. Di daerah bebatuan daya serap air sangat kurang. Sehingga memudahkan terjadi bencana banjir
  7. Kiriman atau bencana banjir bandang.
  8. Keadaan tanah tertutuo semen, paving atau aspal, hingga tidak menyerap air.
  9. Pembangunan tempat pemukiman dimana tanah kosong diubah menjadi jalan gedung, tempat parkir, hingga daya serap air hujan tidak ada. Contohlah kota-kota besar semacam jakarta yang sering terjadi bencana banjir.

Sebagai contoh kota yang sering mengalami kebanjiran adalah kota Jakarta. Kota Jakarta merupakan satu kota yang berada pada dataran rendah. Menurut catatan sejarah Ibukota Jakarta sudah dilanda banjir sejak tahun 1621. Salah satu bencana banjir terparah yang pernah terjadi di Batavia adalah banjir di bulan Feburari tahun 1918. Saat itu hampir sebagian besar wilayah Batavia terendam air, dan daerah yang terparah pada saat itu adalah Gunung Sahari, Kampung Tambora, Suteng, Kampung klenteng, penyebabnya adalah bendungan kalo Grogol jebol.

Di tinjau dari letak geografis, kondisi topografi, iklim, faktor demografi, dan kondisi sosial masyarakat, maka kemungkinan terjadinya banjir di Indonesia khususnya Jakarta cukup besar. Banjir dapat setiap saat terjadi dan sulit di perkirakaan intesitasnya, tempat, waktu baik pada daerah yang sudah ditangani dan belum sempat di tangani.
clip_image002 clip_image002

Peristiwa banjir tidak akan menjadi masalah sejauh banjir tidak menimbulkan gangguan atau kerugian yang berarti bagi kepentingan manusia. Fenoma banjir disebabkan oleh tiga faktor yaiut kondisi alam, peristiwa alam, dan kegiatan manusia.
1. Faktor-faktor kondisi alam yang dapat menyebabkan terjadinya banjir adalah kondisi wilayah, misalnya : letak geografis suatu wilayah, kondisi topografi, dan geometri sungai seperti kemiringan dasar sungai, meandering, penciutan ruas sungai, sedimentasi, pembendungan alami pada suatu ruas sungai.
2. Peristiwa alam yang bersifat dinamis yang dapat menjadi penyebab banjir seperti curah hujan yang tinggi, pecahnya bendungan sungai, peluapan air yang berlebihan, pengendapan sendimen / pasir, pembendungan air sungai karena terdapat tanah longsor , pemanasan global yang mengakibatkan permukaan air laut tinggi.
3. Faktor kegiatan manusia yang dapat menyebabkan banjir adalah adanya pemukiman liar di daerah bantaran sungai, penggunaan alih fungsi resapan air untuk pemukiman, tata kota yang kurang baik, buangan sampah yang sembarangan tempat, dan pemukiman padat penduduk
Solusi untuk menanggulangi banjir di Indonesia terutama di Ibukota apabila ingin mencari cara menanggulangi banjir, yang harus kita lihat terlebih dahulu adalah mengapa banjir bisa datang. Banjir bisa terjadi sebenarnya karena ulah manusia sendiri. Lihat saja, di kota-kota besar, sungai yang sebenarnya berfungsi untuk menampung air disalahgunakan untuk menampung sampah. Di sekitar sungai tersebut, bahkan, dijadikan permukiman.
Kondisi tersebut diperparah dengan kurangnya pepohonan yang berfungsi sebagai jantung kota. Bisa kita hitung sendiri, kira-kira berapakah perbandingan antara hutan kota dengan gedung-gedung bertingkat. Mana yang lebih banyak. Ibarat rumah, kota-kota yang rawan banjir tersebut adalah rumah yang tidak memiliki atap dan jendela. Saat badai menyerang, otomatis tidak ada perlindungan sama sekali. Cara kita bagaimana untukl menanggulangi banjir itu sendiri pertama mengurangi adanya pembangunan gedung bertingkat di Jakarta karena suatu saat nanti kondisi tanah di Jakarta tidak dapat bertahan lama serta dapat memungkinkan tidak adanya penyerapan air dan bias menyebabkan Jakarta benar-benar terendam oleh air, kemudian sungai-sungai yang masih ada di Jakarta kita sebagai masyarakat yang bertempat tinggal di Jakarta hendaknya untuk tidak membuang sampah di sungai ataupun di kali, karena dapat menyebabkan kali tersebut menimbulkan bau yang tidak sedap dan menyebabkan peredaran aliran air di kali menjadi tidak lancar dan dapat terhambaty akibat sampah-sampah yang terbuang dikali, kemudian larangan untuk membangun rumah dipinggir sungai, akibatnya bukannya meningkatkan perekonomian tetapi malah membahayajkan diri mereka sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s