Ilmu Teknologi dan Lingkungan

Ilmu merupakan seluruh usaha sadar yang dimiliki guna untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia, Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Ilmu bukan sekadar pengetahuan ( knowledge ), tetapi ilmu dapat merangkum kumpulan berbagai pengetahuan yang didasarkan menurut teori-teori yang sudah disepakati dan dapat diuji secara sistematik dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya.
Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan atau dapat pula diterjemahkan sebagai keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Dalam memasuki Era Industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industri. Sebagian beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru namun, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer. Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri.
Teknologi merupakan suatu metode ilmiah untuk mencapai tujuan yang praktis, atau dikatakan sebagai ilmu pengetahuan terapan yang digunakan sebagai keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang dibutuhkan bagi keberlangsungan hidup manusia. Teknologi berkembang dengan pesat dapat mengakibatkan beberapa dampak baik segi positif maupun segi negatif. Konsekuensi dari dampak negatif sendiri berakibat pada perkembangan teknologi yang harus diterima oleh lingkungan salah satunya seperti pemanasan global. Manusia sebagai subjek utama dalam skenario kehidupan alam semesta ini merupakan pemegang arah yang paling berpengaruh dimuka bumi ini. Berbagai efek yang ditimbulkan dari pemanasan global sebenarnya merupakan akibat atau ulah dari manusia itu sendiri.
Lingkungan merupakan segala sesuatu yang ada disekitar manusia yang mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. Lingkungan dapat dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Lingkungan biotik seperti kehidupan sehari-hari, orang tua dan teman-teman, dan sebagainya. Sedangkan, abiotik sendiri seperti udara, meja belajar, papan tulis, gedung kampus, dan sebagainya.
Ilmu teknologi dan lingkungan dapat dikatakan sebagai suatu hal yang dilakukan oleh manusia dimana manusia itu sendiri memanfaatkan kekayaan alam semesta dengan menggunakan pengetahuan tentang teknologi serta dapat membawa manfaat dan dampak positif bagi lingkungan sekitar manusia itu sendiri. Adanya penerapan teknologi dalam lingkungan merupakan salah satu peran penting dalam kehidupan, misalnya energi yang tak terbatas di dunia ini dengan adanya kemajuan teknologi manusia memanfaatkan energi tersebut untuk dikonversikan supaya manusia itu sendiri dapat merasakan efek dari energi yang diperoleh, dengan bantuan kemajuan teknologi yang ada. Energi yang dikonversikan dapat membawa pengaruh yang besar bagi kelangsungan hidup manusia itu sendiri. Tanpa adanya energi dalam kehidupan manusia tidak akan berjalan dengan baik sesuai dengan hakekatnya. Perkembangan teknologi dan lingkungan ini membawa dampak positif seperti salah satunya adanya PLTU atau pembangkit listrik dengan menggunakan tenaga uap atau PLTA dimana pembangkit listrik ini menggunakan tenaga air, dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s